AitiGo adalah lightweight Go MVC framework dengan arsitektur modular dan scalable. Cocok untuk REST API, microservices, dan backend production-ready.
Repository:
https://github.com/afandisini/aitigo
Apa Itu AitiGo?
AitiGo adalah framework backend berbasis Golang yang dirancang dengan pendekatan layered architecture dan boundary yang jelas antar layer.
Framework ini fokus pada:
- Struktur proyek disiplin
- Clean architecture mindset
- Modular dan scalable
- Production ready
AitiGo cocok untuk developer yang ingin membangun backend Go dengan pola yang rapi sejak awal, bukan sekadar cepat jadi.
Contoh Struktur Folder Real AitiGo
Berikut contoh struktur proyek yang menggunakan AitiGo:
myapp/
│
├── cmd/
│ └── server/
│ └── main.go
│
├── internal/
│ ├── handler/
│ │ └── user_handler.go
│ │
│ ├── service/
│ │ └── user_service.go
│ │
│ ├── repository/
│ │ └── user_repository.go
│ │
│ ├── models/
│ │ └── user.go
│ │
│ └── router/
│ └── router.go
│
├── config/
│ └── config.go
│
├── migrations/
│
├── go.mod
└── go.sum
Penjelasan Layer
- cmd → entry point aplikasi
- handler → HTTP layer (request & response)
- service → business logic
- repository → akses database
- models → entity / struct
- router → routing configuration
Dengan struktur ini, tanggung jawab tiap layer jelas dan tidak saling bercampur.
Diagram Arsitektur AitiGo
Berikut alur arsitektur AitiGo:
+---------+
| Router |
+---------+
|
v
+---------------+
| Handler | (HTTP Layer)
+---------------+
|
v
+---------------+
| Service | (Business Logic)
+---------------+
|
v
+---------------+
| Repository | (Data Access)
+---------------+
|
v
+----------+
| Database |
+----------+
Kenapa Ini Penting?
Karena separation of concerns:
- Handler tidak boleh tahu query SQL
- Repository tidak boleh tahu HTTP
- Service tidak bergantung ke framework
Ini membuat testing, refactor, dan scaling jauh lebih mudah.
Perbandingan AitiGo vs Gin vs Echo
| Feature | AitiGo | Gin | Echo |
|---|---|---|---|
| Type | Full Structured MVC | HTTP Framework | HTTP Framework |
| Architecture | Layered (MVC Clean) | Minimal | Minimal |
| Modularity | High | Developer setup | Developer setup |
| Scalability | Designed for growth | Yes | Yes |
| Opinionated | Yes (Structured) | No | No |
| Production Ready | Yes | Yes | Yes |
Penjelasan Singkat
Gin dan Echo adalah HTTP framework yang sangat cepat dan ringan. Namun struktur proyek sepenuhnya ditentukan oleh developer.
AitiGo berbeda karena:
- Memberikan struktur sejak awal
- Mendorong disiplin arsitektur
- Mengurangi potensi spaghetti code
- Cocok untuk tim dan proyek jangka panjang
Jika Gin adalah mesin, AitiGo adalah mesin + rangka mobil.
Kapan Menggunakan AitiGo?
Gunakan AitiGo jika:
- Anda membangun REST API skala serius
- Proyek akan berkembang
- Anda bekerja dalam tim
- Anda ingin clean boundary antar layer
Jika hanya membuat API kecil sekali pakai, Gin/Echo mungkin cukup. Jika ingin backend yang maintainable jangka panjang, AitiGo lebih tepat.
Kenapa AitiGo Cocok untuk Backend Modern?
Backend modern butuh:
- Performa tinggi
- Struktur jelas
- Mudah diuji
- Mudah diskalakan
- Siap untuk microservice
Dengan performa Golang + arsitektur terstruktur, AitiGo menjadi fondasi backend yang solid.
JSON-LD Schema (SoftwareSourceCode)
Tambahkan ini di halaman artikel atau landing page untuk memperkuat SEO:
Schema ini membantu Google memahami bahwa AitiGo adalah software source code project, bukan sekadar artikel.
Kesimpulan
AitiGo bukan sekadar framework Go biasa. Ia memberikan:
- Struktur arsitektur disiplin
- Modularitas tinggi
- Clean separation antar layer
- Fondasi backend production-ready
Repository resmi:
https://github.com/afandisini/aitigo